Bangunan Ramah Lingkungan
Rumah ramah lingkungan selalu memanfaatkan pencahayaan alami sinar
matahari. Pencahayaan alami bisa didapat dengan membuat jendela besar
atau bisa juga menggunakan pencahayaan atas yang dibuat melalui lubang
atap.
Menggabungkan lebih dari satu fungsi dalam satu ruangan adalah pilihan yang baik dibandingkan harus memboroskan ruang dengan menggunakan sekat. Misalnya menggabungkan fungsi ruang tamu dengan ruang keluarga. Dengan menggabungkan fungsi ruang tersebut akan membuat nyaman dan memaksimalkan aktivitas keluarga.
“Bangunan ramah lingkungan dirancang dengan massa ruang, keterbukaan ruang, dan hubungan ruang bagian dalam dan luar. Bagian teras bisa dibuat lebih lebar. Gunakan model ventilasi bersilang dan void yang berimbang,” imbuh Rizky.
Pendingin ruangan bukan satu-satunya solusi untuk membuat rumah terasa nyaman dan sejuk. Dengan membangun rumah ramah lingkungan menggunakan material tertentu, hal itu juga dapat memberikan kenyamanan kepada penghuninya.
Green roof, contoh salah satu material bangunan ramah lingkungan
Keberadaan (atap hijau) yang kini banyak diusung oleh bangunan di Indonesia, merupakan cara terbaik untuk mendinginkan bangunan sambil menambahkan magnet karbondioksida pada ruang yang kurang dimanfaatkan.
Hal tersebut disampaikan Principal Architect Atelier Riri, Novriansyah Yakub. Green roof, terdiri dari beberapa lapisan (layer), seperti tanah dan rumput. Cara ini mampu menjadikan air yang berasal dari hujan atau air siraman tanaman, akan mampu berubah menjadi uap.
“Kalau dengan adanya rumput, kan lebih dingin tempatnya. Otomatis kan kalau misalnya habis kena hujan atau apa, tanah berubah jadi uap. Jadi enggak sampai kedap,” ujarnya di Jakarta, Rabu (17/2/2016).
Akan tetapi secara prinsip untuk penghuni rumahnya, sambung pria yang akrab disapa Riri ini menjelaskan, bisa menyumbangkan area hijau (green area) bagi lingkungan rumah penghuni tersebut.
“Jadi kalau semua ke tutup, lingkungan sekitarnya ikut panas. Dengan adanya konsep itu, berarti kita tambah area hijau,” jelas dia.
Sementara itu, masih kata dia, dalam merancang green roof bisa menggunakan beberapa lapisan agar cukup untuk insulasi tanahnya.
sumber referensi : http://www.rumah.com/
Menggabungkan lebih dari satu fungsi dalam satu ruangan adalah pilihan yang baik dibandingkan harus memboroskan ruang dengan menggunakan sekat. Misalnya menggabungkan fungsi ruang tamu dengan ruang keluarga. Dengan menggabungkan fungsi ruang tersebut akan membuat nyaman dan memaksimalkan aktivitas keluarga.
“Bangunan ramah lingkungan dirancang dengan massa ruang, keterbukaan ruang, dan hubungan ruang bagian dalam dan luar. Bagian teras bisa dibuat lebih lebar. Gunakan model ventilasi bersilang dan void yang berimbang,” imbuh Rizky.
Pendingin ruangan bukan satu-satunya solusi untuk membuat rumah terasa nyaman dan sejuk. Dengan membangun rumah ramah lingkungan menggunakan material tertentu, hal itu juga dapat memberikan kenyamanan kepada penghuninya.
Green roof, contoh salah satu material bangunan ramah lingkungan
Keberadaan (atap hijau) yang kini banyak diusung oleh bangunan di Indonesia, merupakan cara terbaik untuk mendinginkan bangunan sambil menambahkan magnet karbondioksida pada ruang yang kurang dimanfaatkan.
Hal tersebut disampaikan Principal Architect Atelier Riri, Novriansyah Yakub. Green roof, terdiri dari beberapa lapisan (layer), seperti tanah dan rumput. Cara ini mampu menjadikan air yang berasal dari hujan atau air siraman tanaman, akan mampu berubah menjadi uap.
“Kalau dengan adanya rumput, kan lebih dingin tempatnya. Otomatis kan kalau misalnya habis kena hujan atau apa, tanah berubah jadi uap. Jadi enggak sampai kedap,” ujarnya di Jakarta, Rabu (17/2/2016).
Akan tetapi secara prinsip untuk penghuni rumahnya, sambung pria yang akrab disapa Riri ini menjelaskan, bisa menyumbangkan area hijau (green area) bagi lingkungan rumah penghuni tersebut.
“Jadi kalau semua ke tutup, lingkungan sekitarnya ikut panas. Dengan adanya konsep itu, berarti kita tambah area hijau,” jelas dia.
Sementara itu, masih kata dia, dalam merancang green roof bisa menggunakan beberapa lapisan agar cukup untuk insulasi tanahnya.
sumber referensi : http://www.rumah.com/
Komentar
Posting Komentar