Masjid Sulaimaniah dalam segi Arsitektur


Arsitektur islam gaya usmaniyah muncul dari perencanaan bangunan oleh arsitek Yunani, yaitu sinan. Masjid suleymaniye karya sinan ini dibangun selama 7 tahun (1550- 1557). Bangunan masjid pada masa usmaniya tidak hanya merupakan bangunan baru, tetapi juga diantaranya merupakan alih fungsi dari bangunan yang sudah ada sebelum dinasti usmaniyah berkuasa.

konsep arsitektur masjid suleymaniye menerapkan prinsip keseimbangan simetris dalam wujud arsitekturalnya. Penerapan elemen kubah pusat dan semi kubah dalam arsitektur utsmaniyah tidak hanya bertujuan fungsional, namun juga bertujuan untuk membentuk harmonisasi ruang dalam bangunan. Dalam skala yang lebih makro, arsitektur masjid utsmaniyah memiliki harmonisasi antara bangunan dengan topografi lingkungan sekitarnya, dimana hal ini memberikan efek 3 dimensional dan memberikan kesan “hidup”. Arsitektur utsmaniyah menerapkan konsep monumental dengan mengkomposisikan elemen-elemen fisik arsitekturlanya menjadi kesatuan bentuk sculpture yang tidak saja bertujuan untuk menimbulkan kesan monumental, namun juga dalam skala makro untuk membuat siluet kota.

Setiap elemen aristektural sebagai pembentuk arsitektur masjid utsmaniyah termasuk masjid suleymaniye memiliki fungsi untuk menciptakan karya arsitektur yang harmonis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

pemahaman sustainability

Pengertian Geostrategi

Unsur-Unsur Dasar Wawasan Nusantara